topbella

Selasa, 17 Mei 2011

RPP dan Mimpi media pembelajaran

Tugas yang kedua pada perkuliahan Pengembangan Media Pembelajaran Geografi (PMPG) adalah membuat RPP dan merancang impian.
RPP yang dibuat dikhususkan pada penggunaan media pembelajaran Geografi yang akan dibuat. Media yang saya gunakan adalah media Slide Power Point yg berisi tentang penjelasan singkat mengenai gambar-gambar kerusakan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang nantinya siswa akan mengamati dan
mendiskusikannya dalam kelompok.
Impian saya yaitu dapat membuat suatu media pembelajaran yang menarik minat siswa dan dapat mencapai tujuan pembelajaran. salah satunya yaitu media berbasis video karena terdiri dari unsur audio dan visual yang mana merupakan faktor daya tarik siswa dalam belajar.
Untuk dapat melihat susunan RPP lebih detailnya dapat meghubungi email saya di: nurulhasanahgeo@yahoo.com

rancangan "mimpi" yang ingin dicapai...

Mimpi Selama Satu Semester Ini

Dalam mengikuti matakuliah pengembangan media pembelajaran ini, mimpi saya adalah saya ingin bisa membuat bahan ajar dengan menggunakan media yang semenarik mungkin. Perpaduan audio dan visual menurut saya adalah penggunaan media yang lumayan membuat daya tarik siswa lebih meningkat. Salah satu aplikasi yang dapat diterapkan adalah membuat media berbasis video.
Tujuan saya ingin bisa membuat dan memanfaatkan aplikasi ini dilatar belakangi oleh alasan bahwa guru tidak cukup hanya mengajar dengan berceramah saja melainkan membutuhkan model-model pembelajaran inovatif yang mampu menggugah semangat siswa dalam proses belajar mengajar. Namun penggunaan model-model pembelajaran tersebut juga kurang menarik apabila tidak memiliki ketrampilan menggunakan media pembelajaran yang berbeda dari biasanya. Namun memilih dan menggunakan media pembelajaran tersebut harus sesuai dengan tujuan materi, metode, evaluasi dan kemampuan guru serta minat dan kemampuan siswa.
Dalam memilih media pembelajaran, saya bermimpi mampu membuat dan menggunakan media pembelajaran dalam bentuk video yang sederhana tetapi mampu mengantarkan pemahaman siswa tentang materi yang akan dipelajari. video sederhana tersebut bisa berupa tampilan foto mauapun asli video,sehingga tidak monoton video hasil syuting kamera. materi yang ingin saya sampaikan misalnya tentang persebaran sumber daya alam, yang mana saya ingin menunjukkan jenis-jenis sumber daya alam, contoh sumber daya alam, dll. sehingga siswa mudah memahaminya apalagi disertai dengan model-model tampilan yang dimodifikasi semenarik mungkin.
Kelebihan lainnya bagi siswa juga dapat mempelajari materi pelajaran tertentu secara mandiri dengan komputer yang dilengkapi program multimedia yang tersedia disekolah maupun dirumah masing-masing. Oleh karena itu saya meminta kepada bapak joko untuk bersedia mengajari kami tentang media yang menarik seperti mimpi yang telah saya uraikan di atas. Karena mengingat sebagai calon guru yang juga dituntut untuk mampu bersaing di era yang semakin modern agar tidak tertinggal.
Sekian penjabaran mengenai mimpi saya dalam mempelajari matakuliah bapak.

Email dan Blog

Pada perkuliahan Pengembangan Media Pembelajaran Geografi ini kami mendapat tugas pertama yaitu membuat alamat E-mail baru sesuai dengan nama aslinya dan membuat Blog baru yang kemudian dikirim ke alamat E-mail dosen pembimbing.

Kamis, 28 April 2011

Atmosfer Karbon Monoksida di Pluto


Planet kerdil Pluto ditemukan pada tahun 1930 dan pada saat itu diperhitungkan sebagai planet terkecil dan terjauh yang mengitari Matahari. Tahun 2006, dalam General Assembly IAU tahun 2006, para astronom melakukan klasifikasi ulang dalam hal definisi planet dan menetapkan pluto sebagai planet kerdil. Planet kerdil ini juga punya keistimewaan karena di antara planet-planet kerdil lainnya ia adalah satu-satunya yang memiliki atmosfer. Atmosfer di Pluto ditemukan pada tahun 1988 saat ia meredupkan cahaya bintang jauh sebelum Pluto melintas di depannya atau melakukan transit terhadap si bintang jauh tersebut.

Hasil terbaru dari pengamatan Teleskop James Clerk Maxwell 15 meter di Hawaii tampak sinyal gas karbon monoksida yang kuat. Sebelumnya, atmosfer di Pluto diketahui sangat tebal dan diperkirakan ketebalannya mencapai lbih dari 100 km. Data terbaru justru menunjukkan atmosfer di Pluto jauh lebih tebal lagi mencapai lebih dari 3000 km, satu per empat jarak antara Pluto dan satelit terbesarnya Charon. Gas di atmosfer tersebut luar biasa dingin sekitar -220ยบ Celsius dan yang menjadi kejutan bagi para astronom adalah, sinyal yang mereka tangkap kekuatannya lebih dari 2 kali batas atas yag di dapat kelompok peneliti lainnya yang meggunakan Teleskop IRAM 30 meter di Spanyol pada tahun 2000.

Perubahan kecerlangan selama lebih dari satu dekade terakhir mengagetkan para peneliti. Data yang diterima menunjukkan kalau ukuran atmosfer di Pluto bertumbuh atau kelimpahan karbon monoksidanya mengalami peningkatan dengan cepat. Perubahan yang serupa pernah terlihat sebelumnya tapi hanya terjadi pada atmosfer lapisan paling rendah dimana metana juga tampak bervariasi dalam hal ukuran ketebalan. Metana merupakan gas lainnya di Pluto yang sudah diidentifikasikan positif ada.

Karbon Monoksida dan Pluto
Tahun 1989, Pluto berada pada jarak terdekat dengan Matahari. Kejadian yang cukup “langka” aka tidak biasa mengingat Pluto membutuhkan waktu 248 tahun untuk menyelesaikan satu putaran orbitnya. Gas karbon monoksida tersebut diperkirakan merupakan hasil dari pemanasan Matahari terhadap permukaan es yang kemudian menguap selama periode tersebut. Atmosfer yang terbentuk itu pun termasuk yang paling rapuh di Tata Surya, mengingat lapisan paling atasnya menggelembung (bertamabah dalam ukuran) sampai ruang angkasa.

Menuru Dr. Christiane Helling dari University of St Andrews, ketinggian karbon monoksida yang mereka lihat sesuai dengan model angin Matahari menggunduli atmosfer Pluto.

Berbeda dengan gas karbon dioksida, karbon monoksida justru bertindak sebagai pendingin sementara metana justru menyerap cahaya Matahari dan menghasilkan panas. Keseimbangan antara kedua gas merupakan jejak elemen dari atmosfer yang didominasi nitrogen, dan sangat penting dalam menentukan nasib Pluto untuk musim-musim panjang selama beberapa dekade. Atmosfer karbon monoksida yang baru ditemukan menjadi kunci penting untuk memperlambat laju kehilangan atmosfer di Pluto. Tapi, jika efek pendinginan terlalu besar, hasilnya akan terjadi hujan salju nitrogen dan seluruh gas akan membeku dan jatuh ke permukaan.

Menurut Greaves, kondisi atmosfer dingin di Pluto yang mendapatkan pengaruh terbesar dari panas yang dihasilkan Matahari bisa memberi petunjuk penting mengenai bagaimana dasar-dasar fisika bekerja dan menjadi studi kasus untuk memahami atmosfer Bumi.

Sumber : RAS NAM
dirujuk dari: http://langitselatan.com/2011/04/21/atmosfer-karbon-monoksida-di-pluto/?utm_source=feedburner&utm_medium=email&utm_campaign=Feed%3A+langitselatan+%28langitselatan.com%29&utm_content=Yahoo!+Mail

Selasa, 22 Maret 2011

macam-macam media pembelajaran geografi

untuk mendownload power point animasi pembelajaran dan komik pembelajaran, silahkan klik di link ini

nurulhasanahgeo@yahoo.com

kirimkan permintaan anda dan email anda untuk mendapatkan hasilnya

Mengenai Saya

Foto Saya
malang, jawa timur
Lihat profil lengkapku